Pages

03 December 2008

Kursus Masakan Chinese Food

Kursus Masakan Seafood di Tristar Culinary Institute






Aneka hidangan seafood yang terdiri dari udang, ikan, kerang, cumi-cumi dan kepiting sudah sangat populer di masyarakat. Bahkan kini kita dapat dengan mudahnya menemukan berbagai makanan ini di jajanan kaki lima. Karena harga dari makanan tersebut relatif cukup mahal, maka banyak orang yang menginginkan untuk belajar memasak aneka seafood. Sehingga mereka bisa membuat sendiri makanan tersebut di rumah. Hal inilah yang melandasi Tristar Culinary Institute sebagai lembaga pelatihan atau kursus dan program pendidikan profesional bidang kuliner untuk mengadakan kursus dengan tema Aneka Kepiting.
Adapun kursus memasak dengan materi Aneka Kepiting ini diadakan di Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya ini terdiri dari dari 3 macam materi masakan berbahan kepiting meliputi Kepiting Singapore, Kepiting Lada Hitam dan Kepiting Asam Manis. Acara kursus ini sendiri diadakan pada hari Rabu (14/07) pukul 13.30 WIB dengan jumlah peserta 4 orang. Tak hanya datang dari Surabaya saja, namun peserta kursus ini ada yang datang jauh-jauh dari Kalimantan untuk mengetahui cara tepat mengolah kepiting.
Metode kursus yang ditawarkan di Tristar Culinary Institute adalah metode Hands On yaitu peserta diberi kesempatan untuk praktik langsung. Namun sebelum peserta kursus praktik, terlebih dahulu Yanuar selaku pengajar memberikan penjelasan tentang segala hal mengenai berbagai bahan yang digunakan dalam materi kursus. Peserta pun menyimak segala penjelasan dengan seksama. Dalam kesempatan ini, para peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya tentang berbagai hal yang kurang jelas. Seketika itu pula Yanuar memberikan jawaban atas pertanyaan para peserta dengan sejelas-jelasnya.

Setelah penjelasan selesai diberikan, maka kini saatnya para peserta kursus ditugaskan untuk menyiapkan berbagai bahan yang digunakan dalam materi kursus. Para peserta pun dengan antusias menuju meja dapur dan mulai memotong, menimbang dan membersihkan semua bahan yang akan digunakan dalam praktik memasak. Bahkan masing-masing peserta diajarkan cara membersihkan kepiting dengan cara yang tepat.

Kemudian setelah semua bahan siap, para peserta yang masing-masing sudah diberikan tugas secara bergantian mulai mempraktikkan materi yang diajarkan secara bergilir. Dan tentu saja, Yanuar selaku pengajar selalu mendampingi para peserta dalam mempraktikkan materi kursus. Dalam sesi ini para peserta juga selalu diberikan berbagai tips seputar bahan dan cara memasak yang tepat.


Peserta kursus yang belum mendapatkan giliran untuk praktik, bisa menyimak materi peserta lain yang sedang dipraktikkan. Sehingga dengan metode seperti ini diharapkan para peserta bisa dengan cepat menyerap materi yang diajarkan.



Materi yang pertama dipraktikkan kali ini adalah Kepiting Singapore. Kepiting yang sudah dibersihkan ini terlebih dahulu digoreng, kemudian bumbu-bumbu ditumis, kepiting dimasukkan dan terakhir putih telur dimasukkan hingga menyerupai serabut dan dimasak hingga matang. Materi yang kedua adalah Kepiting Sapi Lada Hitam. Hampir sama dengan pembuatan Kepiting Singapore, kepiting yang sudah dibersihkan terlebih dahulu digoreng sebelum nantinya dimasukkan ke dalam tumisan bumbu dan bahan lainnya. Menyusul materi selanjutnya adalah pembuatan Kepiting Asam Manis yang cara pembuatannya setelah kepiting digoreng kemudian bagian atasnya disiram dengan sausnya.
Selain ingin membuka usaha di bidang kuliner, peserta yang mengikuti jalannya kursus ini karena hobby memasak. “Karena sekeluarga suka makan enak dan kebetulan saya hobby memasak ya akhirnya saya mengikuti kursus memasak kepiting ini agar saya bisa memasaknya di rumah” ujar Murtiningsih, salah seorang peserta dari Surabaya. Selesai dengan berbagai materi kursus yang diajarkan, para peserta bisa membawa pulang hasil masakan yang sudah dipraktikkan./nv


KURSUS DIMSUM



Karena hidangan kuliner oriental ini sebelumnya hanya dikenal oleh masyarakat di kalangan menengah ke atas saja. Namun kini, dim sum sudah dapat dinikmati dan ditemui di mana saja, bahkan di jajanan kaki lima. Perkembangan dim sum menjadi makanan yang populer dan bahkan dengan harga yang relatif terjangkau ini tentu tidak lepas dari citarasa dim sum yang diminati oleh masyarakat kita.





-->
Makanan sejenis dim sum mungkin sedang “booming” di kalangan masyarakat kita akhir-akhir ini.

Dengan berbagai latar belakang tersebut, maka kali ini Tristar Culinary Institute yang merupakan sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan mengadakan kursus dengan tema dim sum. Kursus ini diadakan pada hari Selasa (8/06) yang dimulai pada pukul 13.30 di Tristar Culinary Institute tepatnya di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya. Tak kurang dari 7 orang peserta mengikuti jalannya kursus ini. Setiap peserta yang hadir mengikuti kursus akan diberikan beberapa materi dim sum yang terdiri dari kaki ayam, siomay, lumpia kulit tahu dan hakau. Namun tak hanya itu saja, para peserta juga akan diajarkan cara membuat kulit hakau dengan menggunakan gilingan mi serta diberikan resep industri yang bisa digunakan untuk membuat frozen food.

Sebelum sesi praktik bersama dimulai, kursus dimulai dengan diberikan penjelasan oleh sang pengajar, Pak Yanuar. Dengan sangat antusias, para peserta mendengarkan setiap penjelasan yang diberikan oleh pengajar. Dalam sesi ini, peserta bisa menanyakan tentang berbagai hal yang dirasa kurang mereka pahami. Dan pengajar akan menjawab segala pertanyaan seputar materi yang diajarkan dengan sejelas-jelasnya.

Setelah materi penjelasan selesai, maka para peserta akan dibagi dalam beberapa kelompok yang masing-masing kelompok akan menyiapkan berbagai bahan dalam resep yang akan dipraktikkan. Satu kelompok akan menyiapkan satu macam resep. Bila semua bahan telah disiapkan oleh masing-masing kelompok maka mereka akan dipandu oleh pengajar untuk mempraktikkan satu per satu resepnya. Satu kelompok akan mempraktikkan satu macam resep saja dan untuk kelompok lain yang belum mendapat giliran untuk praktik bisa melihat secara langsung cara membuatnya bahkan juga ikut praktik bersama.




Adapun materi yang pertama dipraktikkan adalah membuat kaki ayam yang memang membutuhkan waktu relatif agak lama dalam mengolahnya. Disela-sela pembuatan kaki ayam ini, pengajar juga menerangakan materi lainya yaitu siomay dan lumpia kulit tahu. Sedangkan untuk materi hakau, peserta juga diajarkan cara membuat kulitnya. Sehingga nantinya bila peserta kursus berminat akan membuka usaha sendiri biaya produksi bisa sedkit ditekan.

Adapun tujuan para peserta mengikuti jalannya kursus ini adalah untuk pengembangan usaha pribadi ataupun hanya sekedar untuk dipraktikkan di rumah. Namun diantara beberapa peserta yang mengikuti kursus ini, ada seorang peserta yang jauh-jauh datang dari Kalimantan Timur hanya ingin mengetahui bagaimana cara pembuatan dim sum. Sehingga kita patut mencontoh atas kemauannya yang tinggi untuk terus belajar mengenai hal –hal yang baru. “Saya sudah beberapa kali mengikuti kursus disini. Tidak hanya puas dengan materi kursus hari ini saja tapi saya juga akan mengikuti kursus lain di hari besok”ujar Pak Agus dari Kalimantan.

Tidak hanya materi yang disampaikan dengan jelas oleh pengajar, melainkan pelayanan yang ramah juga menjadi alasan para peserta untuk tetap setia mengikuti berbagi materi kursus yang diadakan oleh Tristar. Selain itu, peserta juga akan membawa pulang hasil jadi materi yang sudah diprakikkan bersama./nv



Nah, Anda tertarik dengan kursus wirausaha di Lembaga Pelatihan Tristar, silakan menghubungi Jl Prapen Indah J-5 Surabaya, Telp. (031) 8438839, 081234506352, 085731951010 PIN BB 539A64B6, WA: 081234506352. 
www.kursuskuliner.com
www.kursustristar.com

No comments: