Pages

31 August 2015

Pelatihan Cara Membuat Sepiku - Lapis Surabaya - Lapis Legit & Lapis Prune






Aneka kue lapis seperti lapis surabaya ataupun lapis legit mungkin sudah tak sing lagi bagi kita. Kue yang satu ini bisa disuguhkan kapan saja dan dalam acara apa saja seperti sebagai hantaran ataupun hanya sebagai teman saat minum teh. Populernya kue berlapis ini tidak hanya terletak pada rasanya yang lezat namun juga dibutuhkan ”kesabaran” lebih dalam membuatnya. Bila tidak mengetahui cara yang benar, maka kue lapis yang Anda buat hasilnya tidak akan sempurna.
Karena alasan itulah, maka kali ini TRISTAR Culinary Institute mengadakan kursus dengan tema Aneka Kue Lapis yang terdiri dari Lapis Surabaya, Lapis Mandarin dan Lapis Prune. Kursus yang dilaksanakan pada hari Kamis (27/05) ini dimulai pukul 13.30 WIB dengan jumlah peserta sebanyak 3 orang. Sebagai pembuka materi kursus, Pak Otje selaku pengajar terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai berbagai bahan yang akan digunakan dalam pembuatan kue lapis.

Setelah penjelasan mengenai bahan selesai, materi dilanjutkan dengan praktik bersama. Dalam sesi praktik bersama ini, masing-masing peserta langsung mempraktikkan 1 resep mulai dari menimbang bahan hingga proses membuatnya. Namun peserta juga tetap diberikan pengarahan cara membuatnya berikut tips-tips anti gagal dalam pembuatan kue lapis ini.

Dari ketiga tema yang diajarkan, kue Lapis Prune-lah yang paling membutuhkan “kesabaran ekstra” dalam pembuatannya. Karena para peserta harus melakukan kegiatan melapis secara berkala hingga adonan habis, sehingga nantinya kue yang dihasilkan mempunyai lapisan yang banyak dan tipis seperti kue lapis legit. Walaupun dibutuhkan waktu dan kesabaran yang lebih, namun hal ini tidak melunturkan semangat para peserta dalam mengikuti proses kursus. Bahkan di sela-sela waktu menunggu proses pembuatan kue selesai, para peserta menjadi punya banyak waktu untuk bertanya mengenai pembuatan kue lapis lebih dalam.

Selain menambah pengetahuan, diantara beberapa peserta kursus juga mempunyai tujuan ingin membuka usaha. Sehingga nantinya kue lapis yang sudah dipelajari bisa menjadi salah satu kue yang akan menjadi produknya. “Saya memang ingin sekali bisa membuka usaha pastry, mudah-mudahan nantinya bisa terwujud” ujar Candy, salah seorang peserta dari Surabaya ketika ditanya soal tujuannya mengikuti kursus.
Dan di akhir acara kursus, para peserta mengaku cukup puas dengan mengikuti jalannya kursus. Hal ini dikarenakan sistem mengajarnya yang langsung praktik, penjelasan dari pengajar yang lengkap serta suasana kursus yang menyenangkan. Tak hanya itu saja, peserta juga bisa membawa hasil kue yang sudah dipraktikkan.

No comments: