Pages

20 August 2016

Kursus Private Minuman ala Café Bersama Chef Budiono

Kursus Private Minuman ala Café Bersama Chef Budiono
Chef Budiono Mengajarkan Teknik Meracik 14 Minuman Mocktail, Squash dan Milk & Cream
INSTRUKTUR Food & Beverage (F&B) Product Tristar Institute, chef Budiono kembali dipercaya untuk mengajarkan praktik membuat 14 resep minuman ala café (Mocktail, Squash dan Milk & Cream) secara private kepada Arief Rakhman Hakim, peserta pelatihan dari Magetan di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, pada Sabtu (13/08/2016) siang.

Mocktail adalah aneka minuman ringan (tetapi tidak beralkohol) yang biasa diminum setelah makan. Bisa bersoda atau tidak, dan rata-rata mengusung rasa yang manis. Hampir semua bahan bisa dijadikan mocktail, dari yang berat seperti es krim atau dapat juga dengan buah-buahan, atau bahkan dengan sayur-sayuran, semuanya dapat dijadikan bahan dasar pembuatan mocktail senyampang tahu bagaimana memadukannya dengan cairan lain seperti sirup atau soda. 
Warnanya yang menarik juga menjadikan mocktail sebagai favorit dalam minuman penutup suatu jamuan. Yang pertama adalah mocktail soda biasa yaitu dengan minuman bersoda dengan campuran sirup biasa. Mocktail jenis ini merupakan mocktail yang sangat  mudah dan gampang meraciknya. Cukup dengan mencampur soda dengan sirup, dan sisipkan irisan buah sebagai pemanis (jika perlu), dan siap dihidangkan. Warnanya dapat diatur dari campuran sirupnya. 
Yang kedua, sebagai mocktail yang paling umum, adalah mocktail buah-buahan. Ya, kebanyakan orang mengenal mocktail dengan bahan buah-buahan. Selain kesan segar, warnanya pun dapat bervariasi sesuai selera. Warna yang diinginkan dapat berasal dari warna asli buah-buahan yang dibuat.
Yang ketiga, Anda juga dapat membuat mocktail dari bahan yang agak berat atau manis, seperti cake atau es krim. Memang, mocktail jenis ini jarang dihidangkan tetapi juga tidak berarti hilang penggemarnya. Kesan manis/gula dan kental inilah yang menyebabkan mocktail jenis ini jarang dihidangkan. Tetapi tidak salah  jika sekali-kali Anda menghidangkannya, terutama saat acara-acara spesial di rumah.
Untuk resep mocktail (minuman campuran lebih dari dua item bahan yang tidak beralkohol)  meliputi fruit punch, shirley temple, virgin pinacolada, pink smooties, virgin strawberry daiquiri dan cocktail mint jeruk nipis (minuman beralkohol karena salah satu bahannya menggunakan rum berkadar alkohol 24-40 persen).
Berikutnya adalah membuat squash (minuman dengan bahan dasar soda) yakni lemon atau lime squash, orange squash dan orange spritzer.  Sedangkan resep minuman milk & cream terdiri dari happy float, happy soda dan milk shake: rasa vanilla, chocolate dan strawberry
Semua bahan yang digunakan untuk meracik minuman mocktail, squash maupun milk & cream mengacu pada standar hotel, demikian juga penampilannya (presentasi produk) dibuat setara dengan penyajian minuman di hotel berbintang dan premium café.
”Jadi wajar jika biaya kursus private minuman ala café di sini relatif mahal, sekitar Rp 2 jutaan per orang,”  terang Chef Budiono, seusai memberikan kursus private kepada Arief Rakhman Hakim, pengelola Kedai Es Krim dan Steak & Shake, Sabtu (13/08/2016) siang.
Arief Rakhman Hakim tertarik untuk belajar membuat minuman ala Café (Mocktail, Squash dan Milk & Cream) di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit ingin menambah menu minuman di Kedai Es Krim yang dikelolanya di Magetan. Pasalnya, pelanggan setianya kebanyakan kalangan anak muda, akhir-akhir ini banyak yang mencari racikan minuman baru  yang  gaul sesuai selera mereka.
”Merespons permintaan pelanggan, saya saya memutuskan belajar secara private membuat minuman ala café baik mocktail, squash maupun milk & cream kepada ahlinya di sini. Upaya ini sekaligus menambah ragam minuman baru yang akan saya tawarkan kepada pelanggan,” tuturnya Arief yang sudah lebih dari lima tahun mengelola Kedai Es Krim di Magetan.
Dalam kesempatan itu, chef Budiono mengajarkan empat metode untuk membuat minuman ala café, yakni shaking (mengocok) dengan menggunakan shaker, pouring (menuang) memanfaatkan gelas ukur, blending yakni mencampur bahan dengan menggunakan blender dan mudling (menumbuk) dengan memakai mudler.
Semua metode untuk membuat minuman ala café diaplikasikan saat membuat 15 resep minuman mocktail, squash maupun milk & cream. ”Tidak hanya itu, peserta kursus privat minuman ala café juga saya bekali dasar-dasar pembuatan minuman, belajar memahami nama-nama bahan, peralatan dan aneka jenis gelas,” terang Budiono kepada kru www.culinarynews.info.
Pihaknya juga mengajarkan cara membaca ukuran yang tertera pada alat maupun cara mengukur bahan minuman, seperti 1 gram sama dengan 1 ml, 1000 ml sama dengan 1 liter, 1 oz sama dengan 30 ml (salah satu ukuran cup jigger), 1 kg sama dengan 1000 gr dan 1 ml sama dengan 1 cc, dan seterusnya.
”Pengenalan ukuran alat dan bahan minuman ini terkait dalam inventori bahan tersebut setelah pemakaian. Nah ketika closing akhir bulan, pengelola café bisa mengetahui kebutuhan bahan, bahan minuman yang sudah habis dan bahan apa saja yang tersisa sehingga kita bisa menyusun budgeting-nya untuk pengadaan bahan bulan depan,” pungkasnya. (ahn)

No comments: